Connect with us

Kaltara

PT KMJ Diminta Priirotaskan Rekrut Naker Lokal

Published

on

Dr H Irianto Lambrie Gubernur Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie meminta kepada PT Karya Mineral Jaya (KMJ) untuk dapat memberdayakan tenaga kerja lokal jika perusahaan yang bergerak pada bidang pengolahan methanol itu resmi beroperasi

Pasalnya, sumberdaya manusia yang ada di Kaltara mampu untuk bersaing dari berbagai aspek. Oleh karena itu, untuk tenaga kerja yang tidak membutuhkan keahlian khusus, gubernur meminta agar tenaga kerja lokal dilibatkan. Meski demikian, tenaga kerja lokal juga harus dibekali dengan skill yang memadai. “Saya minta agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dapat membuat program peningkatan kualitas sumberdaya manusia di bidang tenaga kerja, agar daya saing masyarakat Kaltara dapat terus meningkat pesat,”kata Irianto, saat memimpin pertemuan dengan PT KMJ di Kantor Gubernur Kaltara, Senin (18/3).

Pada dasarnya, pihak perusahaan menyetujui itu meski tetap harus ada kualifikasi. Khususnya, terkait jumlah yang harus proporsional. Tidak hanya itu, saat perusahaan itu beroperasi juga harus ada transfer ilmu atau keahlian. Jadi nantinya, sambil bekerja, tenaga kerja kita bisa belajar dengan para tenaga ahli yang miliki oleh para investor. “Ini untuk membangun daya saing tenaga kerja kita,” bebernya.

Diungkapkan Gubernur, dari rencana penyerapan tenaga kerja yang dipaparkan PT KMJ, diketahui bahwa untuk tenaga lokal selama 4 tahun proyek berlangsung akan terserap sekitar 3 ribu orang. Ini meliputi 1.000 orang teknisi proyek, dan 2 ribu orang pendukung kebutuhan hidup tenaga pelaksana proyek. Sementara saat kilang methanol beroperasi, PT KMS akan mempekerjakan sebanyak 125 orang tenaga kerja lokal sebagai teknisi dan operator, 125 orang tenaga bantuan (labor supply), dan 800 tenaga kerja pendukung kebutuhan hidup para pekerja dan labor supply. “Ini merupakan multiplier effect yang bakal diterima masyarakat dan pemerintah daerah dalam hal mengatasi pengangguran,” urai Gubernur. Sebagaimana diketahui, wilayah operasi PT KMS di Pulau Bunyu, Kaltara.

PT KMJ juga bakal mengeluarkan total biaya investasi sekitar USD 679 juta. Dengan investasi sebesar itu, PT KMJ menaksir feedstock yang diperoleh dalam jangka waktu 4 hingga 5 tahun sebesar 90 MMSCFD natural gas dari Wilayah Kerja (WK) Nunukan. Suplai gasnya berasal dari Badik, dan West Badik, juga WK Nunukan, dengan target aliran gas sekitar kuartal ke-3 2023 (commisiong pada kuartal ke-4 2023). “Produksinya ditargetkan 1 juta ton per tahun atau sekitar 3 ribu ton per hari untuk methanol,” papar Gubernur.

Soal perizinan, pembangunan kilang methanol di Pulau Bunyu itu membutuhkan waktu 3-4 tahun. Saat ini PT KMJ tengah berproses kelengkapan perizinan. Gubernur mengungkapkan, Pemprov akan memberikan izin itu 2 x 24 jam. “Setelah itu, pihak perusahaan akan melakukan pengurusan izin lainnya, termasuk izin lokasinya,” urai Irianto. Saat ini, PT KMS telah memegang izin usaha sementara dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI. Selain itu, juga telah dilakukan market feasibility study dan preliminary feasibility study.

Surat Izin Usaha Sementara Pengolahan Gas Bumi No. 1/1/IUSPO.ESDM3J/II/2019, tertanggal 25 Februari 2019 itu, kata Gubernur diterbitkan dalam rangka menyiapkan dan menyelesaikan kelengkapan perizinan serta pembangunan fasilitas dan sarana kegiatan usaha pengolaha sesuai ketentuan yang berlaku. “Izin usaha sementara ini, masa berlakunya 3 tahun dan dapat diperpanjang 2 tahun. Perpanjangan itu dapat diaplikasikan apabila semua persyaratan kelengkapan dapat dipenuhi paling lambat 26 April 2016,” tutup Gubernur. * min.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kaltara

Gubernur Kaltara Minta Program Padat Karya di Perbanyak

Published

on

By

Infografis.

TANJUNG SELOR – Sejak awal Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, meminta organisasi perangkat daerah untuk memperbanyak progam-program padat karya. Selain untuk mengungkit ekonomi, juga menjadi sarana untuk memberdayakan masyarakat.

Salah satu program padat karya yang saat ini gencar dilakukan adalah pembangunan jalan lingkungan. Awalnya direncanakan terbangun 115 ruas. Pasca kebijakan refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19 berkurang menjadi 56 titik yang tersebar di lima kabupaten/kota. )

Kenapa membanyakkan jalan lingkungan? Karena kembali pada kebutuhan masyarakat. Apalagi di masa pandemi, tujuannya memang kita mengusahakan pembangunan yang dilakukan langsung bersentuhan derngan masyarakat dan langsung bisa dinikmati masyarakat

Kedua, pembangunan jalan secara padat karya membawa dampak ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung apabila kegiatan itu dikerjakan oleh masyarakaat setempat.

Tiap ruas jalan lingkungan yang dibangun menghabiskan dana berkisar Rp 190 juta sampai Rp 200 juta. Panjang tiap jalan yang dibangun bervariasi, antara 60 sampai 100 meter.

Lokasi jalan lingkungan yang dibangun tidak serta merta. Jalan dibangun jika ada usulan Bupati/Walikota.

Ini juga yang coba benahi juga administrasi usulan dari Bupati/Walikota agar nanti pada saat penyerahan NPHD atau penyebahan hibah barang itu tidak jadi masalah. Karena kalau bermasalah, akan mengganggu penatausahaan aset kita.

Rata-rata jalan lingkungan yang dibangun ini progresnya sudah lebih 50 persen. Bahkan beberapa diantaranya hampir rampung. Seperti jalan lingkungan di Jalan Tien Suharto, Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan yang Saya tinjau Gubernur, Selasa (28/7) kemarin.

“Saya minta dikerjakan dengan rapi, berkualitas, agar jalannya awet. Minimal kendaraan roda dua bisa lapang bolak balik. Tidak terjebak lumpur dan masyarakat sekitar merasa aman dan nyaman. Dan tentunya lingkungan jadi bersih, sehat, dan rata, ” tutup Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie. * rud.

Continue Reading

Kaltara

LKPj Pelaksanaan APBD 2020 di Sepakati

Published

on

By

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menandatangani Dokumen LKPj Anggaran APBD 2020.

TANJUNG SELOR – Terima kasih, dan apresiasi disampaikan untuk seluruh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, khususnya yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus), hari ini, melalui Rapat Paripurna ke-18 Masa Persidangan II Tahun 2020, telah dilakukan persetujuan bersama DPRD dan Pemerintah, terkait Rancangan Peraturan Daerah Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020.

“Saya juga sampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama legislatif dan eksekutif, mulai dari penganggaran, pelaksanaan sampai dengan pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2019 yang dapat terlaksana dengan baik, ” ucap Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Untuk selanjutnya, Raperda yang disudah disetujui bersama ini akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sesuai ketentuan, hari ini, 29 Juli adalah terakhir. Alhamdulillah, meski di hari terakhir persetujuan bersama bisa kita lakukan.

Atas hal ini, ke depan ia berharap bisa lebih tepat waktu lagi. Hal ini untuk kebaikan kita semua, serta berpengaruh pada APBD kita di tahun berikutnya.

“Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih, semua keberkaran dan rahmat Allah SWT diberikan kepada kita semua.. aamiin. * min.

Continue Reading

Kaltara

Hewan Qurban Untuk Mapolda Kaltara Dan Brigif 24/BC

Published

on

By

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie berpamitan kepada Kapolda Irjend Pol Indrajit seusai menyerahkan hewan qurban.

TANJUNG SELOR – Alhamdulillah, dengan rahmat kesehatan dan keberkahan dari Allah SWT, pagi ini Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, menyerahkan bantuan hewan kurban Gubernur Kaltara kepada Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara dan Brigade Infanteri (Brigif) 24/Bulungan Cakti.Masing-masing mendapatkan bantuan 1 ekor sapi kurban.

Juga ada bantuan 15 Al-Quran untuk masjid setempat. Tentunya, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.Bantuan hewan kurban Gubernur Kaltara untuk Polda Kaltara, diterima langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Irjend Pol. Indrajit di lapangan Markas Polda Kaltara.

Sementara di Brigif 24/Bulungan Cakti, juga langsung diterima oleh Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 24/Bulungan Cakti, Letkol Inf Didit Hari.Selain menyerahkan bantuan hewan kurban, kesempatan ini dimanfaatkan juga untuk bersilaturahmi dengan Kapolda Kaltara, juga bersama Danbrigif 24/Bulungan Cakti dan jajarannya.

Karena, di masa pandemi ini, silaturahmi dengan pertemuan langsung menjadi berkurang. Maka kesempatan semacam ini harus dimanfaatkan untuk saling bersilaturahmi dan berbagi kabar.Khusus dengan Danbrigif 24/Bulungan Cakti, beliau ternyata baru sebulan bertugas pada jabatan tersebut.

Dan, belum sempat bersilaturahmi ke Pemprov Kaltara. Inilah kesempatan untuk bersua langsung dengan pimpinan baru Brigif 24/Bulungan Cakti tersebut.

“Akhirnya, saya atas nama pribadi, Gubernur dan Pemprov Kaltara serta keluarga besar menyampaikan selamat merayakan Iduladha 1441 H/2020 M, minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin, ” tutup Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie. * ya2n.

Continue Reading

Trending